Berkunjung ke Jerman

PERSYARATAN MASUK DAN KELUAR

WNI diharuskan mengajukan permohonan visa untuk mengunjungi Jerman sesuai dengan keperluan kunjungan. Dalam mengajukan permohonan visa, anda dianjurkan untuk memiliki Paspor RI dengan masa berlaku minimum 6 (enam) bulan sebelum jadwal kepulangan. Harap diingat otoritas Jerman berhak menolak aplikasi permohonan visa Anda.

Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas RI diharuskan mengajukan permohonan visa untuk mengunjungi Jerman.

Untuk mengetahui secara lebih jelas persyaratan permohonan visa ke Jerman, anda dapat menghubungi :

Embassy of Germany

Jl. M.H. Thamrin No.1, RT.1/RW.5, Menteng

Jakarta Pusat, Jakarta 10310

No. Tel. : (+62) (21) 39855000

No. Faks. : (+62) (21) 3901757

email : info@jakarta.diplo.de

website : www.jakarta.diplo.de

KJRI Frankfurt tidak melayani permohonan visa ke Jerman/visa Schengen.

INFORMASI UMUM

Sejumlah negara Schengen, termasuk Jerman, telah memperkenalkan kontrol imigrasi. Anda harus membawa paspor yang sah saat anda memasuki atau meninggalkan Jerman bahkan jika anda bepergian ke negara Schengen.

Jerman merupakan pendukung Konvensi Schengen bersama sejumlah negara Eropa lainnya, yang memperbolehkan WNI untuk masuk ke Jerman tanpa visa dalam beberapa keadaan. Lihat bulletin perjalanan kami pada Konvensi Schengen untuk informasi lebih lanjut.

Bagi mereka yang bepergian langsung ke atau dari negara di luar Uni Eropa (UE) yang membawa €10.000 atau lebih (atau jumlah yang setara dalam mata uang lain) diwajibkan untuk menyatakan uang tunai mereka di tempat kedatangan atau keberangkatan dari Uni Eropa. Berdasarkan undang-undang tersebut, istilah “uang” meliputi, cek, cek perjalanan dan wesel. Bagi wisatawan yang gagal untuk menyatakan uang tunai mereka atau memberikan informasi yang tidak lengkap atau mungkin informasi yang salah akan dikenakan denda. Tidak ada persyaratan untuk menyatakan uang tunai bagi mereka yang melakukan perjalanan kea tau dari negara Uni Eropa lain.

HAL – HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI OLEH WNI

Untuk menghindari permasalahan yang sering terjadi di beberapa Bandara Jerman yang menimpa pemegang paspor Indonesia, baik Paspor Biasa, Paspor Dinas maupun Paspor Diplomatik. WNI yang akan melakukan perjalanan dengan salah satu Bandara di Jerman sebagai tujuan akhir maupun transit supaya memperhatikan hal-hal berikut:

  1. Jerman tidak menyediakan Visa on Arrival (VoA), pastikan anda telah memiliki visa sebelum memulai perjalanan.
  2. Visa Schengen hanya boleh diperoleh dari Kedubes/Perwakilan Negara Schengen yang menjadi pintu masuk (entry point) wilayah Schengen (dalam kasus ini Jerman) atau Negara di mana kegiatan utama berlangsung atau negara dimana anda menghabiskan waktu kunjungan terlama. Jangan mengambil visa Schengen dari Negara diluar kriteria-kriteria tersebut, karena anda mungkin akan menemui masalah dengan pihak Kepolisian Federal Jerman. Apabila anda telah memiliki visa Schengen multiple entry yang masih berlaku dan pernah dipakai masuk wilayah Schengen melalui negara yang mengeluarkannya, maka anda tidak perlu mengambil visa Schengen yang baru.
  3. Masa berlaku visa dan lama tinggal yang tercantum dalam Visa harus mencakup total perjalanan, namun disarankan ada tambahan 1 atau 2 hari seandainya terjadi penundaan kepulangan karena hal-hal yang tidak terduga.
  4. Perlu tidaknya Visa Schengen untuk transit di Jerman dalam perjalanan anda dapat dilihat pada Matriks berikut:
  Negara Asal
Schengen Non-Schengen
Negara Tujuan Schengen Pada rute ini anda tidak akan menemui pemeriksaan imigrasi. Namun, disarankan anda tetap memiliki visa Schengen/Visa Jerman.

Penerbangan antar negara Schengen adalah Penerbangan Domestik yang artinya tidak terdapat pemeriksaan Imigrasi, namun anda harus dapat menunjukkan visa yang berlaku apabila diminta oleh Polisi Federal Jerman.

Contoh: Rute Paris – Frankfurt – Warsawa.

Untuk rute ini anda memerlukan Visa Schengen/Visa Jerman.

Rute ini berarti anda akan Masuk ke wilayah Schengen di Bandara Jerman sehingga Pemeriksaan Imigrasi akan dilakukan di sini. Apabila anda tidak dapat menunjukkan visa yang masih berlaku, anda akan ditolak masuk. Dalam kasus ini biasanya maskapai tidak akan mengizinkan anda masuk Pesawat di bandara asal.

Indonesia memiliki Perjanjian Bebas Visa bagi pemegang Paspor Dinas dan Diplomatik dengan beberapa Negara Schengen, namun perlu diingat bahwa pemeriksaan imigrasi dilakukan di Jerman. Karena itu, anda harus dapat menunjukkan Visa yang masih berlaku untuk masuk ke wilayah Schengen melalui Jerman

Contoh: Rute Abu Dhabi – Frankfurt – Wina.

Non-Schengen Untuk rute ini anda memerlukan Visa Schengen/Visa Jerman.

Rute ini berarti anda akan keluar dari wilayah Schengen di Bandara Jerman sehingga Pemeriksaan Imigrasi akan dilakukan di sini. Apabila anda tidak dapat menunjukkan visa yang masih berlaku, anda dapat dituduh telah melakukan illegal entry ke wilayah Jerman.

Indonesia memiliki Perjanjian Bebas Visa bagi pemegang Paspor Dinas dan Diplomatik dengan beberapa Negara Schengen, namun perlu diingat bahwa pemeriksaan imigrasi dilakukan di Jerman. Karena itu, anda harus dapat menunjukkan Visa yang masih berlaku.

Contoh: Rute Jenewa – Frankfurt – Istanbul.

Untuk rute ini anda tidak memerlukan Visa Schengen/Visa Jerman, jika anda tidak berencana untuk keluar dari Bandara.

Rute ini berarti anda tidak akan melalui wilayah Schengen dan umumnya Bandara di Jerman sudah memiliki jalur khusus di mana anda tidak akan melewati imigrasi meskipun harus pindah Terminal.

Contoh: Rute Singapura – Frankfurt – New York.