Kerjasama Ekonomi antara Jerman & Indonesia

Menurut survey AHK-ASEAN, investor dari Jerman tertarik menanam modal di ASEAN dikarenakan dua factor yakni akses ke pasar dengan jumlah konsumen yang banyak dan basis produksi yang kompetitif selain Cina.[1] Sayangnya, Indonesia hanya menjadi negara tujuan ke-48 sebagai target ekspor bagi Jerman, dimana Singapura dan Malaysia masing-masing menempati urutan ke-34 dan ke-38 sebagai perbandingan.[2]

Sebagai negara dengan populasi terbesar di ASEAN, Indonesia memiliki peran signifikan dalam hal perdagangan. Secara keseluruhan, Indonesia berkontribusi sekitar 40% total pengeluaran dari seluruh negara ASEAN.[3]

Pada periode Januari-Desember 2015, total perdagangan Jerman dengan Indonesia secara umum mencapai lebih dari 5.9 Milyar Euro. Berikut adalah data investasi Jerman di Indonesia per sektor industri (2015-2016) berdasarkan data BKPM sampai dengan 22 Des 2016.

No. Sektor Industri Jumlah Proyek Nilai Investasi

(Ribu USD)

1.             Logam Dasar, Barang Logam, Mesin dan Elektronik 41 35,176.4
2.             Perdagangan dan Reparasi 100 24,146.9
3.             Pertambangan 5 23,645.9
4.             Kimia Dasar, Barang Kimia dan Farmasi 22 23,630.8
5.             Mineral Non Logam 7 22,687
6.             Jasa Lainnya 81 11,121.9
7.             Kulit, Barang dari kulit dan Sepatu 13 6,503.6
8.             Tekstil 3 3,946.3
9.             Hotel dan Restoran 28 3,604.6
10.          Karet, Barang dari karet dan Plastik 1 3,040
11.          Industri Lainnya 22 2,648.3
12.          Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi 6 2,439.8
13.          Listrik, Gas dan Air 4 1,761.6
14.          Industri Alat Angkutan dan Transportasi Lainnya 9 537.3
15.          Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran 7 308.1
16.          Konstruksi 5 268.1
17.          Kertas, Barang dari kertas dan Percetakan 4 169.5
18.          Makanan 4 28
19.          Kayu 1 0
  Total  363 165,664.1

Selanjutnya adalah informasi data geografis dan statistik hubungan dagang Indonesia dan Jerman yang secara spesifik dibagi menjadi 6 negara bagian akreditasi KJRI FFM, antara lain Baden-Württemberg, Bayern, Hessen, Nordrhein-Westfalen, Rheinland-Pfalz, dan Saarland (s.d. September 2016).

Exports: Net mass Exports: Value Imports: Net mass Imports: Value
t EUR 1000 t EUR 1000
Baden-Württemberg 2226.4 37926 4685.5 33304
Bayern 3414 33823 3377.2 33062
Hessen 1965.3 13075 1818.6 16426
Nordrhein-Westfalen 7549.2 31082 42834.9 97441
Rheinland-Pfalz 5048 10386 425.4 1906
Saarland 292.6 549 1691.6 3187
__________
(C)opyright Statistisches Bundesamt, Wiesbaden 2016
created: 05.12.2016 / 11:27:41

 

Sumber:

[1] http://indonesien.ahk.de/fileadmin/ahk_indonesien/Publications/EY_Report/survey-design-ebook-download_AHKVersion_reduced.pdf

[2] Menurut laporan Kementrian Perdagangan RI setidaknya sampai dengan Mei 2015. Sebagai tambahan informasi, Indonesia menempati peringkat ke-37 negara pengimpor untuk Jerman berada di bawah posisi Vietnam, Malaysia dan Thailand http://www.kemendag.go.id/files/pdf/2015/10/15/report-1444899340.pdf

[3] Atau sebesar 420 Milyar Dolar AS http://indonesien.ahk.de/fileadmin/ahk_indonesien/Publications/EY_Report/survey-design-ebook-download_AHKVersion_reduced.pdf