PENUTUPAN WORKSHOP BAHASA INDONESIA UNTUK PENUTUR ASING (BIPA) DI FRANKFURT

 

 

PENUTUPAN WORKSHOP BAHASA INDONESIA UNTUK PENUTUR ASING (BIPA)

DI FRANKFURT

Frankfurt, Jerman (19/04) – KJRI Frankfurt menutup Workshop Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) Daring bagi WNA di wilayah kerja pada 16 April 2021 lalu. Workshop BIPA Daring yang dimulai pada 19 Maret 2021 itu, ditutup secara resmi oleh Konsul Jenderal RI di Frankfurt, Acep Somantri setelah berlangsung selama kurang lebih 1 bulan. Sebanyak 39 orang peserta yang terdiri dari WN Jerman maupun WNA lainnya telah mengikuti Workshop BIPA daring hingga akhir.

Dalam sambutannya, Konsul Jenderal RI di Frankfurt menyampaikan selamat kepada para peserta dan mendorong mereka untuk terus mempelajari Bahasa Indonesia seusai workshop ini. Kemampuan Bahasa Indonesia yang baik akan membantu mereka berkomunikasi dengan mitra kerja dan relasi mereka di Indonesia, juga memperlancar komunikasi saat mereka berkunjung ke Indonesia khususnya saat memesan makanan, hotel, atau menanyakan jalan. Konsul Jenderal RI Frankfurt juga meminta para peserta untuk memantau kegiatan KJRI Frankfurt dengan menjadi follower dari media sosial KJRI Frankfurt.

Workshop BIPA ini diperuntukkan bagi pemula dan diharapkan dapat memicu motivasi para peserta untuk melanjutkan belajar Bahasa Indonesia di lembaga bahasa resmi di luar KJRI Frankfurt. Selain program BIPA yang diselenggarakan di KJRI Frankfurt, BIPA sudah dikenal cukup luas di Jerman. Peminat BIPA juga cukup banyak. Saat ini terdapat 14 Universitas, Sekolah Kejuruan dan Lembaga Bahasa di seluruh Jerman yang menawarkan program BIPA. Di wilayah kerja KJRI Frankfurt sendiri, terdapat 17 orang pengajar BIPA.

Wilayah Kerja KJRI Frankfurt mencakup enam negara bagian yang terletak  di sebelah selatan Jerman yaitu Hesse, Baden Württemberg, North Rhine Westphalia, Bavaria, Rhineland Palatinate dan Saarland. Jumlah WNI di wilayah kerja KJRI Frankfurt tercatat 14.305 orang. Ini merupakan jumlah terbesar di wilayah Eropa setelah Belanda dan Inggris.