PERKEMBANGAN COVID-19 DI REPUBLIK FEDERAL JERMAN DAN HIMBAUAN KEPADA WNI DI WILAYAH KERJA KJRI FRANKFURT

KONSULAT JENDERAL REPUBLIK INDONESIA

FRANKFURT

  

 PERKEMBANGAN COVID-19 DI REPUBLIK FEDERAL JERMAN DAN HIMBAUAN KEPADA WNI

DI WILAYAH KERJA KJRI FRANKFURT

Memperhatikan perkembangan situasi pandemi COVID-19 di wilayah Republik Federal Jerman, KJRI Frankfurt menginformasikan dan menghimbau kepada WNI yang berada di wilayah kerja KJRI Frankfurt sebagai berikut:

 

Perkembangan Covid-19 di Republik Federal Jerman

1. Pemerintah Jerman akan memberlakukan partial lockdown selama bulan November 2020, terhitung sejak 2 November 2020. Hal itu diumumkan Kanselir Republik Federal Jerman (RFJ), Angela Merkel, usai pertemuan darurat secara virtual dengan 16 pemimpin negara bagian pada 28 Oktober 2020. Kebijakan ini akan ditinjau setiap dua minggu, dengan terus memantau angka kasus positif COVID-19 baik secara nasional maupun di masing-masing negara bagian.

 

2. Hingga 30 Oktober 2020, jumlah kasus aktif COVID-19 di Jerman tercatat sebanyak 152.452. Dalam satu minggu terakhir peningkatan kasus positif baru mencapai 75%. Sejak bulan Maret 2020, penambahan kasus tertinggi tercatat pada 30 Oktober 2020, yakni sebanyak 19.059 kasus. Angka penularan / Reproduction Number (R) per 30 Oktober 2020 berada pada angka R=1,17, yang berarti satu pasien terinfeksi menularkan ke lebih dari satu orang. Sementara itu, tingkat keterisian tempat tidur di ICU di Jerman saat ini sudah mencapai 75%, dengan ketersediaan tempat tidur sekitar 29.304.

 

3. Kebijakan partial lockdown yang akan diberlakukan, mencakup antara lain:

a. Restoran, bar, dan tempat hiburan lainnya hanya diperbolehkan untuk layanan pesan antar dan pengoperasian kantin/katering.

b. Toko grosir dan eceran tetap buka, dengan pembatasan jarak yang lebih ketat yaitu satu orang pengunjung pada setiap 10 meter persegi.

c. Acara besar (big events) untuk tujuan hiburan ditiadakan. Event olah raga profesional hanya dapat berlangsung tanpa penonton.

d. Sekolah dan taman kanak-kanak tetap dibuka.

e. Jasa perawatan medis yang diperlukan, seperti fisioterapi, terapi okupasi dan terapi wicara, serta pediatri dan chiropodi tetap boleh beroperasi. Namun untuk layanan jasa perawatan pribadi, seperti ahli kecantikan dan pijat ditutup.

f. Jasa salon dan pangkas rambut tetap boleh beroperasi dengan pengetatan standar kebersihan dan jarak.

g. Kantor-kantor dianjurkan untuk menerapkan “bekerja dari rumah (WFH)”.

h. Menghimbau setiap orang agar:

  • Menghindari perjalanan yang tidak perlu (non-essential travel) karena alasan pribadi dan mengunjungi orang lain, termasuk kerabat.
  • Membatasi kontak dengan orang lain yang tidak tinggal serumah.
  • Berkumpul di tempat umum dibatasi untuk 2 keluarga dengan maksimal jumlah sepuluh orang.
  • Tidak bermalam di hotel, kecuali dalam situasi darurat (keperluan penting dan bukan untuk tujuan wisata)

Informasi Perkembangan dan Link Covid-19 di Wilayah Kerja KJRI Frankfurt

 

4. Hingga tanggal 1 November 2020 (pukul 00.00), perkembangan Covid-19 di wilayah kerja KJRI Frankfurt berdasarkan data di rki.de sebagai berikut:

a. Negara bagian Hessen

Jumlah total kasus terinfeksi Covid-19 sebanyak 42.072, total kematian 654 orang. Penambahan jumlah kasus dalam 7 hari terakhir sebanyak 9.361, dan ratio tambahan kasus terinfeksi per 100.000 penduduk sebesar 148,9.

b. Negara bagian Bayern

Jumlah total kasus terinfeksi Covid-19 sebanyak 107.044, total kematian 2.808 orang. Penambahan jumlah kasus dalam 7 hari terakhir sebanyak 16.175, dan ratio tambahan kasus terinfeksi per 100.000 penduduk sebesar 123,2.

c. Negara bagian Nordrhein-Westfalen

Jumlah total kasus terinfeksi Covid-19 sebanyak 136.116, total kematian 2.145 orang. Penambahan jumlah kasus dalam 7 hari terakhir sebanyak 26.430, dan ratio tambahan kasus terinfeksi per 100.000 penduduk sebesar 147,3.

d. Negara bagian Baden-Wuerttemberg

Jumlah total kasus terinfeksi Covid-19 sebanyak 82.334, total kematian 2.029 orang. Penambahan jumlah kasus dalam 7 hari terakhir sebanyak 12.585, dan ratio tambahan kasus terinfeksi per 100.000 penduduk sebesar 113,4.

e. Negara bagian Rhineland-Pfalz

Jumlah total kasus terinfeksi Covid-19 sebanyak 20.574, total kematian 285 orang. Penambahan jumlah kasus dalam 7 hari terakhir sebanyak 3.970, dan ratio tambahan kasus terinfeksi per 100.000 penduduk sebesar 97,0.

f. Negara bagian Saarland

Jumlah total kasus terinfeksi Covid-19 sebanyak 6.740, total kematian 192 orang. Penambahan jumlah kasus dalam 7 hari terakhir sebanyak 1.413, dan ratio tambahan kasus terinfeksi per 100.000 penduduk sebesar 143,2.

 

5. Informasi lebih rinci mengenai peraturan COVID-19 yang berlaku di wilayah kerja KJRI Frankfurt sebagai berikut:

a. Negara bagian Hessen dapat dilihat pada tautan berikut:

https://bit.ly/3oK3xDb

b. Negara bagian Bavaria dapat dilihat pada tautan berikut:

https://bit.ly/3jOQEnN

c. Negara bagian Nordrhein-Westfalen dapat dilihat pada tautan berikut:

https://bit.ly/3ehpaWB

d. Negara bagian Baden-Wuerttemberg dapat dilihat pada tautan berikut:

https://bit.ly/3jKymUx

e. Negara bagian Rhineland-Pflaz dapat dilihat pada tautan berikut:

https://bit.ly/2HXNaCl

f. Negara bagian Saarland dapat dilihat pada tautan berikut:

https://bit.ly/3oL4V8A

 

Himbauan kepada WNI di Wilayah Kerja KJRI Frankfurt

 

6. Berkenaan dengan kebijakan baru Pemerintah Jerman tersebut, KJRI Frankfurt menghimbau masyarakat Indonesia di Jerman khususnya di wilayah kerja KJRI Frankfurt untuk:

a. Mematuhi himbauan dan kebijakan Pemerintah Jerman terkait penanggulangan COVID-19.

b. Mengikuti perkembangan situasi, kondisi, dan kebijakan Pemerintah Jerman dari sumber resmi seperti Rilis Pers Kantor Kanselir dan Kementerian Federal atau Public Broadcasting Service Jerman seperti ARD dan Deutsche Welle.

c. Menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan kegiatan sehari-hari, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan rutin membersihkan tangan dengan cairan pembersih.

d. Menghindari non-essential travel.

e. Melaporkan kepada Instansi Kesehatan setempat apabila mengalami gejala berpotensi COVID-19. Alamat dinas kesehatan di tiap kota dapat dicari melalui laman: https://tools.rki.de/plztool.

f. Menghubungi KJRI Frankfurt pada kesempatan pertama di nomor hotline +49 1624129044 jika terkonfirmasi positif COVID-19.

 

Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI (Permenkumham) No. 26 Tahun 2020

 

7. Pada tanggal 29 September 2020, Menteri Hukum dan HAM RI telah menerbitkan Peraturan Menkumham Nomor 26 Tahun 2020, dan diperkuat dengan Surat Edaran Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI No. IMI-1555.GR.01.01 Tahun 2020 tanggal 15 Oktober 2020 tentang Kebijakan Visa dan Izin Tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru, antara lain mengatur:

 

a. Menghentikan sementara pemberian Bebas Visa Kunjungan dan Visa Kunjungan Saat Kedatangan sampai dengan pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir oleh Pemerintah Indonesia.

 

b. Permohonan Visa kepada Perwakilan RI hanya dapat dilakukan secara elektronik (eVisa) melalui laman www.imigrasi.go.id untuk satu kali perjalanan dalam rangka:

1). Melakukan perjalanan darurat dan mendesak;

2). Melakukan pembicaraan bisnis;

3). Melakukan pembelian barang;

4). Ujicoba keahlian bagi calon tenaga kerja asing;

5). Tenaga bantuan dan dukungan medis dan pangan;

6). Bergabung dengan alat angkut yang berada di wilayah Indonesia;

 

c. WNA yang diperbolehkan masuk wilayah Indonesia adalah:

1). Pemegang Kartu izin tinggal terbatas (KITAS);

2). Pemegang Kartu izin tinggal tetap (KITAP);

3). Pemegang Visa/Izin Tinggal Diplomatik dan Visa/Izin Tinggal Dinas;

4). Pemegang Visa Kunjungan;

5). Awak alat angkut baik laut, udara maupun darat;

6). Orang asing pemegang Kartu Perjalanan Pebisnis Asia Pacific Economic Cooperation (KPP APEC);

 

d. Bagi WNA yang Pemegang Visa, KITAS, KITAP dan MREP yang sudah habis berlakunya, wajib mengajukan kembali permohonan Visa sesuai ketentuan yang berlaku pada laman www.imigrasi.do.id

e. Setiap Orang Asing yang akan memasuki wilayah Indonesia harus telah memenuhi protokol kesehatan dengan hasil PCR negatif.

 

Perjalanan WNI dari luar negeri ke Indonesia

 

8. Sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 No. 9 Tahun 2020 tanggal 26 Juni 2020, WNI yang datang dari luar negeri harus melakukan PCR Test pada saat kedatangan apabila tidak dapat menunjukkan surat hasil PCR Test dari negara keberangkatan. Selama waktu tunggu hasil pemeriksaan PCR Test, WNI wajib menjalani karantina di tempat akomodasi karantina khusus yang telah disediakan oleh Pemerintah atau memanfaatkan akomodasi karantina (hotel/penginapan) yang telah mendapatkan sertifikasi penyelenggaraan akomodasi karantina COVID-19 dari Kementerian Kesehatan RI. WNI juga mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat telepon seluler. Di samping itu, WNI disarankan untuk melakukan PCR Test 48 jam sebelum keberangkatan atau mengikuti ketentuan penerbangan.

 

9. KJRI Frankfurt menyediakan layanan penerbitan Surat Jalan (bukan Health Certificate) untuk Pelajar/WNI yang akan melakukan perjalanan dari Jerman ke Indonesia. Pengajuan permohonan layanan dapat disampaikan melalui email bidpensosbud@kjriffm.de dan atau konsulerfrankfurt@indonesia-frankfurt.de dengan terlebih dahulu melengkapi data pada tautan: https://layananmandiri-imigrasi.de/.

 

Layanan Publik KJRI Frankfurt

10. Layanan kekonsuleran diberikan melalui mekanisme by appointment dan diisi lengkap oleh Link google dimaksud adalah sebagai berikut: https://www.indonesia-frankfurt.de/layanan-konsuler/layanan-paspor . Silahkan klik termin pelayanan paspor Indonesia.

 

11. Layanan visa, surat keterangan, legalisasi, dan lain-lain agar dikirim melalui jasa pos.

 

12. Layanan lapor diri online dapat mengakses di layananmandiri-imigrasi.de

 

13. Permintaan layanan yang masih bisa ditunda, agar dilakukan pada saat kondisi umum telah dinyatakan kembali normal.

 

14. Untuk permintaan layanan yang sifatnya mendesak (urgent), agar menyertakan dokumen pendukung dan berkonsultasi dengan petugas Fungsi Konsuler.

 

15. Kontak KJRI Frankfurt +49 69 247 0980 (pada jam kerja), Hotline +49 1624129044 atau konsulerfrankfurt@indonesia-frankfurt.de

 

Umum

16. Dalam keadaan darurat, nomor Hotline Perlindungan Perwakilan RI adalah sebagai berikut:

KBRI Berlin

+49 15257526930

satgascovid19@indonesian-embassy.de

KJRI Frankfurt

+49 162 4129044

konsulerfrankfurt@indonesia-frankfurt.de

KJRI Hamburg

+4915119456839

konsuler@kjrihamburg.de

 

 

Frankfurt am Main, 1 November 2020