Produk Mebel Indonesia Kembali Dipamerkan dalam IMM Cologne 2018

 

Suasana Paviliun Indonesia

 

Indonesia kembali menunjukan keahliannya dalam mendesain dan memproduksi berbagai jenis produk mebel berkualitas berbahan kayu, rotan, dan bamboo, yang dipamerkan dalam ajang promosi tahunan bergengsi kelas dunia International Moebel Messe (IMM) 2018 di kota Cologne, Jerman, 15-21 Januari 2018.

 

Sebanyak sepuluh perusahaan industri mebel dan kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia yang difasilitasi oleh Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), mengisi Paviliun Indonesia seluas 378m2 di Hall 5.2 Kölnmesse.  Selain itu, terdapat juga tiga perusahaan mebel dan kerajinan Indonesia lainnya yang turut serta dalam pameran secara mandiri.

 

IMM 2018 kali ini iikuti oleh lebih dari 1200 peserta pameran dari 50 negara. Adapun total jumlah pengunjung selama tujuh hari pameran diperkirakan dapat mencapai lebih dari 150.000 orang dari berbagai negara. Pameran IMM dinilai sebagai sarana yang efektif untuk meningkatkan pangsa pasar produk mebel Indonesia di pasar Jerman dan Eropa, serta pasar mebel internasional manca negara, mengingat IMM memiliki profile sebagai pameran yang menjadi benchmark dan trendsetter bagi industri mebel dunia.

 

Uni Eropa, khususnya Jerman adalah pasar yang sangat penting bagi produk mebel Indonesia. Saat ini, Indonesia dan Uni Eropa telah memiliki perjanjian FLEGT-VPA, yang mengakui Sistim Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) dari Pemerintah Indonesia yang menjamin bahwa kayu bahan baku produk mebel maupun kerajinan Indonesia dijamin legalitasnya, bukan hasil penebangan liar, dan mengutamakan prinsip ramah lingkungan.